Login to your account

Username *
Password *
Remember Me

Tiga Langkah Agar Berbeda Mazhab Bisa Rukun dan Damai Featured

Untuk mewujudkan perdamaian dan ketenteraman dalam kehidupan sosial, utamanya menghadapi perbedaan mazhab keagamaan, afilisasi politik, dan ragam perbedaan lainnya perlu tiga hal.

Demikian disampaikan guru besar pemikiran Islam modern Institut Agama Islam Negeri (IAIN) Palu Provinsi Sulawesi Tengah, Prof. Dr. H. Zainal Abidin, M.Ag.

Dia mengatakan yang pertama, setiap individu harus menghormati perbedaan yang ada, bahwa perbedaan merupakan ketentuan yang tidak dapat diintervensi manusia.

Menurut dia, perbedaan agama, suku RAS, dan segalanya yang terjadi, merupakan kehendak Tuhan.

“Bukan kehendak manusia, karena itu sebagai seorang yang beragama harus menghormati perbedaan itu," kata Dewan Pakar Pengurus Besar Alkhairaat itu  pada tabligh akbar Satuan Tugas Nusantara yang di laksanakan Satgas Nusantara Polres Parigi Moutong, di Parigi Moutong, Sulawesi Tengah, Sabtu (23/2/2019).  

Dia menyebutkan yang kedua, jangan berprasangka buruk kepada seseorang atau kepada sekelompok orang. Sebab prasangka yang buruk dapat melahirkan pikiran dan tindakan yang buruk.

“Dengan begitu persaudaraan antarsesama manusia dalam kehidupan sosial akan putus bila diwarnai dengan prasangka buruk,” kata dia.

Sementara yang ketiga, kata dia, tidak boleh mengklaim paham dan aliran serta pendapat dari yang lahir dari seseorang atau sekelompok menjadi kebenaran mutlak, sehingga yang lain dianggap salah bila tidak sependapat.

"Perbedaan mazhab, aliran dan paham, serta perbedaan lainnya tidak terlepas dari ketentuan Tuhan. Karena itu harus dihormati, tidak boleh memonopoli kebenaran," tutur dia.

Lebih lanjut dia menyampaikan pesan kepada umat Islam yaitu, kehidupan meski berada dalam dunia yang sama, tetapi berbeda bangsa dan negara. Dalam satu bangsa dan negara, manusia berbeda suku bangsa.

Sementara dalam satu suku bangsa, bisa berbeda keyakinan dan agama. “Dalam satu keyakinan dan agama, kita berbeda paham dan aliran. “Mari kita rawat kebhinekaan, kita mantapkan keberagaman,” kata dia.  

Tabligh Akbar Satgas Nusantara itu mengangkat tema "Dengan Hati yang Sejuk Kita Dukung Pemilu yang Aman dan Damai", dihadiri Forum Komunikasi Pimpinan Daerah Parigi Moutong dan ribuan masyarakat di daerah itu. (Antara)

Wirlisman, SH

Notaris/PPAT/Konsultan Hukum & Caleg DPRD Provinsi Kepri 2019 dari Partai Persatuan Pembangunan (PPP) Nomor 8 DAIL KEPRI-4 Kecamatan: Batu Ampar-Lubuk Baja-Bengkong-Batam Kota | SMS/WA: +6281-270-600-277 & (+62) 813-1476-6227 Email: info@wirlisman.com

Leave a comment

Make sure you enter all the required information, indicated by an asterisk (*). HTML code is not allowed.

Latest Tweets

@prabowo Mengintip Takdir Presiden RI 2019 (Versi Riil & Spiritual) https://t.co/d5La2w8YNv https://t.co/1afGv8O2Gr
@sandiuno Mengintip Takdir Presiden RI 2019 (Versi Riil & Spiritual) https://t.co/d5La2vRnVX https://t.co/9bQocYKeeB
Bukan Sembarang Bekam, Terapi Oksidan! - Treating Schizophrenia With Cupping https://t.co/08vX5R9cl3
Follow Candra P Pusponegoro on Twitter
DMC Firewall is developed by Dean Marshall Consultancy Ltd